Menurut laporan FNA, militer rezim Zionis Sabtu dini hari mengkonfirmasikan terjadi penembakan di dekat kota pemukim Zionis Ariel di utara Tepi Barat.
Sesuai laporan Televisi Kanal 13 rezim Zionis, dalam aksi penembakan ini, seorang penjaga keamanan pemukiman Zionis tewas ditembak dua warga Palestina bersenjata.
Radio Militer Rezim Zionis menyatakan bahwa peristiwa keamanan di pemukiman Ariel tidak berhenti dan pasukan keamanan rezim ini tengah mencari pelakunya.
Setelah kejadian ini, pasukan penjajah Zionis segera menutup pintu masuk ke daerah tersebut.
-
Operasi Mati Syahid dan Dukungan Turki kepada Zionis
Peristiwa keamanan ini terjadi ketika militer rezim Zionis hari Kamis (28/4) pagi menyatakan bahwa enam batalyon pasukan cadangan telah dipanggil untuk menggantikan pasukan normal di sepanjang tembok pemisah dan jalur kontak Tepi Barat.
Berdasarkan penyataan juru bicara militer rezim Zionis, keputusan itu diambil setelah Aviv Kochavi, Kepala Staf Gabungan Militer Zionis memprediksi situasi saat ini dan pasukan tersebut akan hadir di daerah itu setidaknya selama tiga minggu.(sl)
342/